Dikeroyok, Axel Matthew Putra Jeremy Thomas Dipaksa Oknum Polisi Mengaku Pakai Narkoba

Foto: Dikeroyok, Axel Matthew Putra Jeremy Thomas Dipaksa Oknum Polisi Mengaku Pakai Narkoba



Tidak terima dengan pengeroyokan yang menimpa putra sulungnya itu, Jeremy Thomas pun telah melaporkan hal tersebut ke polisi.

Kanal247.com - Setelah berita penangkapan Ammar Zoni yang terbukti mengonsumsi narkoba, kini putra sulung aktor senior Jeremy Thomas mengalami pengeroyokan oleh sejumlah orang yang diduga oknum Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta. Pengeroyokan itu didasari atas dugaan penggunaan narkoba oleh Axel.


Baca juga ...

Meskipun informasi penangkapan yang didapatkan masih belum terlalu banyak, tapi kejadian tersebut dibenarkan kuasa hukum Matthew, Yanuar Bagus Sasmito. "Benar. Sabtu kemarin kejadiannya. Sekarang sudah disikapi oknum-oknum tersebut oleh Prompam Bareskrim Polri. Soalnya mereka sudah menyalahgunakan penyelidikan," jelas Yanuar dilansir Detik, Minggu, 16 Juli.

Insiden pengeroyokan itu terjadi setelah Axel Matthew diciduk oleh oknum tersebut di Hotel Crystal, Jakarta Selatan pada Sabtu, 15 Juli. Axel diduga menggunakan narkoba oleh mereka. Karena insiden pengeroyokan itu, Axel pun harus mengalami luka memar pada bagian wajah, tangan, kaki dan lutut.

Sementara itu, Yanuar menyatakan pihak kepolisian sudah melakukan investigasi. Di sisi lain sang ayah Jeremy sendiri sudah melaporkan 2 poin, masalah profesi dan tindak pidana karena menyayangkan insiden pengeroyokan tersebut. "Yang jelas kita laporan ada dua, masalah profesi dan tindak pidana pengeroyokan, pengianayaan dan kekerasan," jelas Yanuar.

Selain itu, Yanuar juga menyatakan masalah tersebut tidak akan selesai dengan berdamai namun dengan ganjaran yang setimpal kepada oknum yang berjumlah delapan orang tersebut. "Empat diantaranya melakukan penganiayaan yang saya maksudkan. Mereka menjebak korban tapi tidak ditemukan sama sekali barang bukti (narkoba), korban dipaksa mengaku. Jadi ini adalah tindak kriminalitas," jelasnya.

Kabar ini awalnya memang disampaikan Jeremy lewat pesan WhatsApp, Senin, 17 Juli. Jeremy mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.30 hingga 22.30 WIB. "Telah terjadi penyekapan pengeroyokan dan penaniayaan terhadap putra saya," tulis Jeremy. Dari pengakuan putranya, sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan. Axel yang posisinya tengah berada di daerah Cilandak, kemudian menuju lokasi. Saat sampai di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya. Axel diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. "Dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya," tulis Jeremy.

Namun kemudian Axel dilepas setelah tak ditemukan barang bukti narkoba. Merasa tak terima dengan insiden yang dialami putranya, Jeremy melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 15 Juli lalu.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel