Hari Raya Idul Adha, Bos First Travel Belum Juga Dikunjungi Keluarga

Foto: Hari Raya Idul Adha, Bos First Travel Belum Juga Dikunjungi Keluarga
WowKeren dan Kanal247


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap pihaknya belum mendapat kabar ada kunjungan untuk para tersangka First Travel.

Kanal247.com - Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh tepat pada Jumat (1/9) dirayakan dengan gembira oleh umat muslim di seluruh Indonesia. Mereka menunaikan ibadah sholat Ied, menyembelih hewan kurban dan membagikannya untuk orang-orang tidak mampu serta menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga.


Baca juga ...

Namun hal tersebut tampaknya tak bisa dirasakan oleh tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana jemaah biro pelaksana perjalanan umroh PT First Travel. Di antaranya ada Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan, serta Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu, ketiganya telah ditahan di Rutan Bareskrim di Mapolda Metro Jaya. Di momen Idul Adha ini, mereka kabarnya juga tak menerima kunjungan dari pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap jika pihaknya memang belum mendengar adanya rencana kunjungan. Kombes Argo menegaskan jika tiap tahanan sebenarnya memiliki jadwal kunjungan termasuk saat Hari Raya Idul Adha. Meski tetap ada waktu-waktu yang telah ditentukan.

"Untuk hari ini saya belum mendapatkan (kabar). Ini mudah-mudahan ada jadwal untuk hari ini untuk bisa merayakan bersama keluarga," ujar Kombes Argo. "Semuanya sesuai dengan jadwal ya. Semuanya bisa terjadi, dan jadwal itu juga harus kita taati jam berapa."

Sementara itu, belakangan sebenarnya beredar kabar yang menyebutkan jika Anniesa terus merindukan anak-anak selama berada di tahanan. Apalagi ia memiliki buah hati yang masih bayi berusia tiga minggu. Istri Andika Surachman ini bahkan disebut terus menangis setiap malam.

Sejak berada di tahanan, ibu dua anak itu hanya bisa melepas rindu pada anak-anaknya melalui foto yang dibawa oleh pengacaranya. Hal tersebut diungkap oleh kuasa hukum First Travel, Deski. Pihak pengacara sendiri sebenarnya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun hingga kini masih belum dikabulkan penyidik.

"Iya, setiap malam Ibu Anniesa menangis. Nangisnya bukan mikirin atau apa ya. Sedihlah anak baru tiga minggu," ujar Deski beberapa waktu lalu. "Ibu Anniesa sering melihat handphone. Jadi kalau kami datang, dia mau melihat handphone. Dia melihat foto anaknya. Namanya seorang ibu. Kadang-kadang sedih namanya ibu, baru melahirkan bagaimana ya. terus sudah begitu ibu Annisa masih menyusui anaknya."

Komentar Anda

Topik Berita

Rekomendasi Artikel