'Dunia Terbalik' Sandang Predikat Drama Terpopuler di ITA 2017, Warganet Heboh

Foto: 'Dunia Terbalik' Sandang Predikat Drama Terpopuler di ITA 2017, Warganet Heboh



'Dunia Terbalik' dinobatkan sebagai program primetime drama terpopuler dalam ajang Indonesian Television Awards.

Kanal247.com - Agus Kuncoro, Indra Birowo dan segenap tim produksi sinetron "Dunia Terbalik" patut berbangga hati. Pasalnya sinetron yang tayang di RCTI itu berhasil membawa pulang piala penghargaan sebagai program primetime drama terpopuler dalam ajang Indonesian Television Awards (ITA) 2017, tadi malam, Rabu (20/9).

Tak heran jika sinetron yang tayang setiap pukul 19:15 itu mendapatkan predikat drama terpopuler. Pasalnya semenjak penayangan perdananya pada Januari lalu, kisah Akum dan Aceng selalu mendapatkan posisi puncak di TVR Indonesia.

Mengetahui hal ini para penggemar pun ramai mengucapkan selamat. Banyak diantara mereka yang mengaku sangat senang atas pencapaian ini.

Baca juga ...

"Slamat ya moga episod dunia terbalik makin pnjang aja sy suka jlan critanya menghibur bnget....," kata tarxxxryt. "Selamat buat serial dunia terbalik n team yg terpilih sbg program drama terpopuler d ajang indonesian television awards..semangat n sukses..!!!," ujar miaxxxanov. "Horeee congratulations ya DT .. Sinetron kalian memang keren abis sih alur ceritanya.. Good luck buat kedepannya smoga acaranya panjang sampe beribu2 episode Aamiin," tambah rhara_fachri.

"Dunia Terbalik" sendiri berkisah mengenai para suami yang ditinggalkan istrinya untuk bekerja di luar negeri. Dimulai dari kisah Akum, Aceng, Idoy dan satu musuh bebuyutan Aceng, Dadang. Mereka harus mendidik anak serta mengurus urusan rumah tangga yang biasanya menjadi urusan para wanita. Sementara istrinya harus menafkahi keluarga.

Sinetron ini menceritakan masyarakat Jonggol, Bogor. Sebelumnya, mereka tinggal di Desa Cibarengkok, namun karena desa itu terancam longsor, maka mereka pindah ke Desa Ciraos. Demi menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan rumah tangga mereka, seringkali warga desa Ciraos meminta nasihat pada Pak Kemed atau yang lebih sering dipanggil ustadz Kemed. Layaknya seorang ustadz, warga desa menjadikannya panutan. Sayangnya Pak Kemed bukanlah ustadz yang mengandalkan kitab suci dalam setiap ajaran yang disampaikan, melainkan Google.

Selain Agus Kuncoro dan Indra Birowo, sinetron ini juga dibintangi oleh Sutan Simatupang, Mieke Amalia, dan Ryana Dea. Sinetron produksi MNC Pictures ini disutradai oleh Ilp S. Hanan.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel