Usai Diperiksa, Vicky Shu Beri Penjelasan Soal Video Testimoni First Travel

Foto: Usai Diperiksa, Vicky Shu Beri Penjelasan Soal Video Testimoni First Travel
WowKeren dan Kanal247


Vicky Shu mengakui jika dirinya memang mengenal dan berteman dengan Anniesa Hasibuan, istri bos First Travel.

Kanal247.com - Senin (2/10), Vicky Shu mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri. Ia dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus penipuan dan penggelapan uang jemaah yang dilakukan oleh biro pelaksana perjalanan umroh, First Travel.


Baca juga ...

Dalam keterangannya, penyanyi cantik itu juga memberikan penjelasan mengenai video testimoninya tentang First Travel yang pernah dibuat sebelumnya. "Pembuatan video itu bagian dari testimoni saya. Saya bekerja saat itu. Ada liputan, ada pembuatan video lalu ada saya harus posting foto," ujar Vicky.

Istri Ade Imam ini mengungkap jika dirinya sudah dua kali menjalankan ibadah umroh dengan menggunakan jasa First Travel, yaitu pada tahun 2015 dan 2017. Para umroh terakhir ia dimintai tolong oleh Anniesa Hasibuan untuk menjadi host video testimonial biro perjalanan tersebut. Video tersebut kemudian diunggah di akun First Travel dengan judul "Fasilitas Hotel Promo di Madinah" pada Maret 2017.

"(Umrah) yang kedua justru saya ditambah untuk membantu para jamaah itu untuk sharing apa nih pengalamannya, makanannya cukup enak enggak, hotelnya enak enggak lokasinya enak enggak. Itu saya bantu untuk sharing," tuturnya. "

Meski begitu, Vicky menegaskan sekali lagi jika dirinya tidak diendorse oleg First Travel. Ia murni sebagai jemaah biasa bersama sang ibu. Hanya saja pada waktu itu Vicky memang dimintai tolong oleh Anniesa sebagai teman. Mereka juga tidak memiliki kontrak kerja apapun.

"Untuk keseharian saja saya enggak terima endorsement, apalagi buat ibadah ya. Tadinya saya sama ibu saya mau menggunakan jasa travel lain tapi Mbak Nisa bilang saya mau berangkat. Gimana kalau sekalian aja bantu blusukan. Untuk menanyakan jamaah-jamaah yang lain," jelas Vicky. "Bahkan sebetulnya ketika itu saya harus bayar berapa dan beliau pun nanya beliau harus bayar berapa untuk bekerja. Tapi karena saya tidak mau, itu tujuannya ibadah, jadi tidak perlu, saya ikhlaskan. Maksudnya saya ikhlas untuk membantu. Saya pikir waktu itu oh bagus nih untuk masukan First Travel. Saya sebagai penyambung lidah. Oh ini nih kurangnya ini nih kelebihannya. Bahkan saya ikut makan di situ untuk merasakan makanannya. Melihat kamarnya mungkin bisa dilihat kalau ada rekamannya."

Lebih lanjut, Vicky menegaskan jika hanya itu saja keterkaitannya dengan First Travel. Sedangkan untuk kasus yang membelitnya, ia sama sekali tidak mengetahui. "Kalau untuk urusan yang belum berangkat atau misalnya permasalahan manajemen atau penipuan penggelapan, saya demi Allah tidak tahu sama sekali karena memang kapasitas Saya hanya sebagai seorang teman sebagai sesama designer," pungkasnya.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel