Pernah Jadi Korban Bully di Sekolah, Ini Nasehat Kwanghee

Foto: Pernah Jadi Korban Bully di Sekolah, Ini Nasehat Kwanghee
WowKeren dan Kanal247


Nasehat Kwanghee itu diungkapkan di acara SBS 'Go Show' baru-baru ini dan membuat netter terhentak.

Kanal247.com - Tidak ada yang mengetahui jika ternyata Kwanghee pernah memiliki pengalaman pahit di awal debutnya menjadi seorang artis. Remaja kelahiran 25 Agustus 1988 itu ternyata pernah menjadi korban perundungan (bullying) teman-temannya ketika masih merintis karir sebelum menjadi penyanyi terkenal seperti saat ini.


Baca juga ...

Ungkapan itu diutarakan Kwanghee di acara SBS "Go Show" beberapa waktu lalu. Kwanghee bercerita, dia pernah menjadi target perundungan oleh teman-teman yang usianya lebih tua darinya ketika masih duduk di bangku sekolah. "Ketika aku masih sekolah dulu, aku banyak dijadikan bahan olokan. Aku dulu termasuk orang yang suka bercanda, dan para senior tidak menyukai sifatku itu. Rumor tentang anak berisik yang menyiapkan dirinya menjadi seorang selebriti kemudian mulai menyebar di seluruh sekolah," cerita Kwanghee.

Member boyband ZE:A ini kemudian melanjutkan ceritanya. "Aku sedang berbicara kepada teman-temanku ketika para senior itu datang. Mereka menyuruhku tetap tinggal di kelas ketika jam pulang sekolah agar aku bisa bertemu dengan mereka. Aku pun setuju dan mengiyakan," lanjut Kwanghee. "Aku setuju karena aku tidak ingin terlihat lemah. Tapi setelah itu aku langsung pergi ke ruang guru dan menceritakan kejadian itu."

Dari cerita yang disampaikannya, Kwanghee pun meminta siapapun korban perundungan agar meminta bantuan dari pihak yang lebih berwenang. Laporkan kepada para guru jika perundungan terjadi di sekolah. "Ada para guru untuk sebuah alasan (agar tidak terjadi perundungan). Ada guru dan polisi yang akan membantu kalian dari peristiwa yang tidak adil itu untuk sebuah alasan," tegas Kwanghee.

Kwanghee melanjutkan ceritanya. Walau sudah lapor kepada guru di sekolahnya, para senior yang akan merundung Kwanghee itu ternyata datang mengancamnya sekali lagi keesokan hari. Tidak tinggal diam, Kwanghee langsung pergi ke ruang kepala sekolah, dan para senior yang merundungya itu akhirnya mendapatkan hukuman setimpal. "Mereka bilang aku sudah gila, jadi setelah kejadian itu mereka membiarkanku sendiri. Oleh karena itu, untuk siapapun, semuanya. Jangan sampai kalian tertangkap dan tersudut, mintalah bantuan. Hal-hal semacam itu memang ada untuk suatu alasan. Jika para pembully meminta bertemu kalian setelah jam pulang sekolah, ajak guru kalian ikut serta," pesan Kwanghee.

Kisah perundungan Kwanghee ini pun membuat netter terkejut dan langsung menjadi viral. Tidak sedikit yang memuji keberanian Kwanghee dalam menghadapi situasi sulit seperti itu di usia muda.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel