Kenang Perayaan Natal di Masa Lalu, Daniel Mananta: Masa Kecil Gue Menyeramkan

Foto: Kenang Perayaan Natal di Masa Lalu, Daniel Mananta: Masa Kecil Gue Menyeramkan
WowKeren dan Kanal247


Kejadian ini sekaligus menjadi kenangan lucu bagi Daniel Mananta saat dirinya masih anak-anak.

Kanal247.com - Sebagai salah seorang selebriti yang ikut merayakan Natal tahun ini, Daniel Mananta memiliki kenangan saat dirinya merayakannya di waktu kecil. Bukan hanya kenangan manis, namun Daniel juga merasakan kenangan 'buruk' saat berkumpul bersama keluarganya di hari Natal.


Baca juga ...

Salah stau momen yang paling ia rindukan kala itu adalah merasakan kelezatan puding buatan sang nenek yang menjadi favoritnya hingga sekarang.

"Yang paling gue kangen selain tukar kado itu puding dari Oma. Oma gue selalu masak puding cokelat ada vla-nya dan dia tahu banget gue suka puding sedikit, vla-nya banyak. Nggak peduli gue gendut, Natal ini," kata Daniel Mananta (25/12).

Di sisi lain, pemilik distro 'Damn I Love Indonesia' itu juga menceritakan pengalaman buruk sekaligus lucu di masa lalu. Ia sempat 'diancam' oleh orang tuanya akan dibuang ke sungai.

"Gue suka ditakut-takuti sama nyokap gue. Kalau baik dapat kado dari Sinterklas, kalau nakal didatengin Pit hitam, dimasukin ke karung, lalu dibuang ke sungai, masa kecil gue menyeramkan," imbuhnya seraya tertawa.

Namun tentu saja hal itu hanya ancaman palsu dari orang tua Daniel agar dirinya tak nakal lagi selama perayaan Natal. Lebih lanjut, bapak satu anak itu juga membagi ceritanya mengenai agenda wajib yang ia lakukan bersama keluarganya setiap Natal tiba.

"Biasanya setiap Natal gue berkumpul sama keluarga karena jarang banget akibat sibuk sama kegiatan masing-masing. Ketika berkumpul keluarga besar kita bisa saling mendoakan, melepas rindu, bersuka cita," paparnya.

Untuk perayaan kali ini, pria 36 tahun itu juga melakukan perayaan dengan menjadi relawan di jamuan Makan Siang Natal komunitas Sant'Egidio. Dirinya melayani sekitar 500 orang yang terdiri dari penghuni panti asuhan dan panti jompo.

"Kita makan siang Natal mengundang adik-adik dari panti asuhan, panti jompo dan dari sekolah Damai. Saya di sini sebagai pelayan, mereka adalah bintang tamunya. Saya setiap tahun ikut acara ini. Jujur kali ini lebih besar, sebelum-sebelumnya kecil banget," kata suami Viola Maria tersebut.

Ia juga berharap agar ke depan acara seperti ini bisa dilakukan setiap Minggu tanpa harus menanti momen Natal terlebih dahulu.

"Di setiap Natal sebisa mungkin kita menyebarkan kebaikan. Tapi gue berharap banget kalau melayani ini bukan cuma pas Natal. Tapi pas hari-hari biasa karena kalau lagi Natal ya iyalah pada berbuat baik," tutupnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel