Video Pembelaan LGBT Tuai Kritikan, Jeremy Teti Wakili Kelompok Tertentu?

Foto: Video Pembelaan LGBT Tuai Kritikan, Jeremy Teti Wakili Kelompok Tertentu?



Menghindari hujatan, Jeremy Teti sampai hati memblokir akun-akun haters.

Kanal247.com - Setelah menuai banyak kritikan pedas atas penytaannya di salah satu stasiun televisi yang terkesan mendukung LGBT (Lesbi, Gay, Beseksual, Transgender), Jeremy Teti akhirnya buka suara. Dalam sesi wawancara bersama media, dirinya membantah mewakili kelompok tertentu dalam mengutarakan pendapatnya tersebut.


Baca juga ...

Jeremy mengatakan bahwa kalimat yang ia ucapkan dalam acara tersebut hanya digunakan untuk menghidupkan acara tanpa berniat apapun. Ia juga berpesan kepada netizen agar tak mudah baper terhadap apa yang mereka dengar di media.

"Hehem pembagian karakter, ya enggak ngapain tidak. Saya bukan mewakili kolompok tertentu oke sekali lagi saya tidak mewakili kelompok tertentu, mewakili agama tertentu itu adalah statement saya. Dan itu adalah sebuah show oke," ujar mantan pembawa berita tersebut. "Itu adalah show televisi, kalau semuanya pro enggak seru harus ada pro dan kontra gitu. Ada pendukung ada kontra itu jadi itu sebuah show, televisi ada show jadi anda jangan baper. Nah jadi belajar untuk berpikir yang logis lah. Lihat sesuatu dari berbagai sisi jangan satu sisi."

Pria 49 tahun itu juga menjelaskan bahwa dirinya tak memiliki kuasa apapun untuk memprotes maupun melegalkan LGBT. Ia merasa, dirinya bukan siapa-siapa jika untuk urusan seperti itu.

"Masa gue yang melegalkan. Gue enggak punya power untuk melegalkan sesuatu di negara ini. Memang saya saya pejabat publik? digaji oleh negara? digaji oleh APBN? digaji oleh rakyat? Dengan pajak? Tidak kan. Kerja sendiri di swasta. Memang saya punya kemampuan untuk melegalkan, dari mana? Ya terima kasih mereka doain saya itu saja," katanya.

Sementara itu, akibat dari video viralnya yang beredar, kolom komentar Instagram Jeremy sering dipenuhi dengan cibiran dari netizen. Meski ada yang sopan tak sedikit yang menggunakan kata kotor demi menghinanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, bintang film "Si Juki" itu telah melakukan sejumlah pemblokiran di beberapa akun Instagram.

"Saya selalu berpikir positif terhadap siapa pun yang komentar tentang saya. Tapi mohon maaf ya, banyak yang saya blokir di Instagram. Membuka Instagram, yang menyayangi saya, komentarnya masih sopan-sopan, yang wajar, masih bisa ditoleransi," katanya.

Jeremy mengaku tak bisa lagi menolerir kalimat-kalimat yang bernada kasar bahkan membawa-bawa nama hewan.

"Kalau sudah kebun binatang, lubang kubur dikeluarin, ya mohon maaf saja. Saya tidak bisa (mentolerir). Siapa pun di dunia ini tidak bisa toleransi dengan hal-hal yang kayak gitu kan. Ngapain sih urusin saya? Urusin saja keluarga anda. Urus diri anda lebih baik," tutupnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel