Korban Anjing Yoochun JYJ Ungkap Perlakuan Agensi Padanya

Foto: Korban Anjing Yoochun JYJ Ungkap Perlakuan Agensi Padanya



'A' yang menjadi korban anjing Yoochun menjelaskan bagaimana agensi member JYJ itu dalam memperlakukannya.

Kanal247.com - Kasus tuntutan seorang wanita yang mengaku sebagai korban yang digigit anjing Micky Yoochun membuat publik terkejut. Pasalnya, insiden tersebut telah terjadi 7 tahun silam, tapi wanita berinisial "A" itu baru mengajukan tuntutan atas kerugian yang dideritanya sekarang. Pihak Yoochun sendiri juga merasa tuntutan "A" itu ganjil karena mereka tidak pernah melakukan kontak apapun dengannya, serta kini tengah melakukan diskusi keluarga terkait kasus hukum tersebut.


Baca juga ...

"A" menyebut dirinya masih mengalami traumatis dan lebih fokus pada perawatan cederanya selama 7 tahun terakhir. "Situasinya sangat traumatik dan aku menjadi depresi, jadi aku butuh menjaga kesehatan mentalku terlebih dulu. Ketika melihat Yoochun atau orang yang terkait dengannya, aku kembali teringat kejadian itu dan tersiksa. Orangtua dan suamiku bilang aku beruntung tidak kehilangan penglihatan dan tulang pipiku tidak hancur. Jadi aku hanya fokus pada pengobatanku. Aku tidak ingin terkuras untuk masalah tuntutan," jelas "A".

"Setelah kecelakaan itu, aku terus menerima perawatan yang menyakitkan. Tahun lalu, aku menghentikan perawatan selama sekitar 6 bulan dan rumah sakit mengatakan jika cederaku melebar lagi dan aku harus dioperasi lagi. Aku menolaknya," jelas "A". "Aku tidak dapat melalui proses yang sama lagi. Aku pergi menemui pengacara setelah kembali dari rumah sakit, dan pengacara tersebut mengatakan bahwa kasusnya akan segera berakhir, jadi aku memutuskan untuk menuntut."

"A" juga menanggapi pernyataan C-JeS Entertainment yang mengatakan bahwa Yoochun telah datang ke rumah sakit untuk meminta maaf dan telah membayar perawatannya melalui sang manajer. Wanita itu berkata, "Pada saat itu, manajer membawa dua amplop ke dalam tas. Satunya adalah surat ibu Yoochun, dan yang lainnya adalah uang. Manajer tersebut mengatakan kepadaku bahwa akan ada sekitar 50-100 juta KRW (sekitar USD47.000-94.000). Hari itu dan luka itu tidak akan hilang, bahkan jika aku dibayar sekaligus. Kupikir mereka berusaha untuk tidur nyenyak setelah memberiku sejumlah uang dan aku tercengang, jadi kukirim kembali uang mereka."

"Di hari kecelakaan itu, Yoochun datang ke rumah sakit jadi dia tahu betapa seriusnya situasiku," lanjutnya. "Tapi yang dia lakukan hanyalah mengirimiku sebuah teks yang mengatakan bahwa dia menyesal".

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel