Fans Wanna One Diciduk Petugas Imigrasi, Jual Merchandise Ilegal di Malaysia

Foto: Fans Wanna One Diciduk Petugas Imigrasi, Jual Merchandise Ilegal di Malaysia



Netter menganggap pelaku tersebut bukanlah penggemar asli Wanna One, karena fans tidak akan melakukan kriminal seperti itu.

Kanal247.com - Baru-baru ini kalangan fans Wanna One dibuat heboh dengan sebuah berita mengenai tingkah sebagian penggemar. Dilansir Allkpop, beberapa fans Wanna One diberitakan sedang menjalani penyidikan karena menyalahi aturan hukum imigrasi serta ketahuan menjual merchandise ilegal sang idola di Malaysia.


Baca juga ...

Senin, 22 Januari, media lokal ramai memberitakan bahwa ada beberapa warga Korea Selatan telah ditahan di negara Malaysia karena ketahuan menjual merchandise Wanna One secara ilegal. Berkenaan dengan laporan tersebut, perwakilan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan kepada Sports Chosun dengan pernyataan sebagai berikut, "Sudah dikonfirmasi bahwa sebanyak 7 orang, yang ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia karena melanggar undang-undang imigrasi pada tanggal 19, adalah warga negara kita."

Perwakilan Kementrian Luar Negeri Korea Selatan itu kembali melanjutkan, "Sebanyak 19 orang telah ditangkap, 7 di antaranya adalah orang Korea, mereka ditangkap dan sedang diselidiki karena melanggar undang-undang imigrasi (tidak adanya paspor, memperpanjang visa turis mereka, menjual barang-barang ketika mereka tidak berada diizinkan melawan, dan lainnya), bertentangan dengan undang-undang untuk melakukan tindakan lain selain melakukan tur dengan visa turis. Mereka diselidiki karena mereka telah melanggar bagian ini. Mereka masih dalam tahanan."

Sementara itu, saksi telah memberikan sejumlah kesaksiannya mengenai aksi tindakan ilegal tersebut di media sosial. Menurut netter ini, para pelaku mencoba menyelinapkan kamera, dan beberapa lainnya juga secara ilegal menjual merchandise Wanna One di acara fans meet pada 19 Januari lalu di Stadium Negara. Penyelidikan saat ini sedang berlangsung.

Netter pun menyangsikan pelaku tersebut berstatus sebagai fans Wanna One. Menurut mereka, para pelaku hanyalah berusaha mencari keuntungan dari para fans Wanna One yang sebenarnya. "Geli sekali, mereka pasti bukan fans asli Wanna One. Fans asli tidak mungkin melakukan hal kriminal seperti itu," komentar seorang netter. "Wannables bisa seperti itu? Aku sangat tidak menduganya sama sekali," komentar netter lainnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel