Menjadi Makanan Favorit, Roti Putih Ternyata Menyimpan Banyak Hal Merugikan untuk Tubuh

Foto: Menjadi Makanan Favorit, Roti Putih Ternyata Menyimpan Banyak Hal Merugikan untuk Tubuh Brown Eyed Baker
WowKeren dan Kanal247

Berbagai hal tidak bermanafaat yang ditimbulkan roti putih bagi tubuh ini membuatmu harus segera berhenti mengonsumsinya.

Kanal247.com - Waktu sarapan menjadi saat yang penting bagi tubuh. Melakukan aktivitas seharian, makan sarapan dapat menyumbang energi bagi tubuh agar siap memulai aktivitas.

Roti banyak dipilih sebagai makanan sarapan yang biasa dipadukan dengan kopi, susu, maupun selai buah. Di antara banyak jenis, roti putih kerap menjadi pilihan orang untuk dimakan di pagi hari. Bahkan tak sedikit juga yang menjadikannya sebagai layaknya makanan wajib.

Roti putih ini memiliki perbedaan dengan roti tawar. Ia terbuat dari tepung gandum yang kulit dan bulirnya telah dibuang, sedangkan roti tawar terbuat dari tepung terigu dan biasanya berwarna agak kecoklatan. Sayangnya, di balik kepopulerannya sebagai makanan favorit saat sarapan, roti putih ternyata membahayakan dan tak banyak memberikan manfaat bagi tubuh, lho.


Baca juga ...

Roti putih terbuat dari tepung halus yang menghilangkan lapisan terluar dan terdalam dari biji-bijian selama proses pemurnian. Itu berarti bahwa kamu tidak mengonsumse serat-serat yang ada dalam gandum melainkan hanya mengonsumsi tepung. Bahkan ketika "diperkaya" dengan vitamin B dan Zat Besi, roti putih masih jauh kurang bergizi jika dibandingkan dengan roti yang benar-benar terbuat dari gandum.

Kandungan serat dan protein yang rendah dalam roti putih juga membuatnya diserap dan dicerna secara cepat oleh tubuh. Hal itu sekaligus menimbulkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi tubuh. Sebagai akibatnya, perasaanmu jadi tidak menentu, mudah merasa kesal, lapar, dan cenderung ingin mengonsumsi makanan manis lainnya.

Jika kadar gula darah dalam tubuhmu meningkat dengan cepat maka insulin akan dilepaskan secara berlebih ke aliran darah. Jika hal itu terjadi berulang kali, sel-sel tubuhmu bisa mulai resisten terhadap insulin sehingga menjadi lebih sulit untuk mengontrol kadar glukosa darah.

Salah satu kerugian yang lain dari mengonsumsi roti putih ini adalah terjadinya kenaikan berat badan. Hal itu terjadi akibat tubuhmu yang menjadi mudah lapar dan cenderung mengonsumsi makanan lain secara berlebihan.

Hal yang lebih membahayakan lagi, sebuah penelitian berhasil menemukan hubungan antara karbohidrat olahan dan depresi pada wanita pasca menopause. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinic Nutrition edisi Juni tahun 2015 tersebut menemukan respon hormonal yang sama yang menyebabkan kadar gula darah menurun, menyebabkan perubahan suasana hati, kelelahan, dan gejala depresi lainnya. Berbahaya bukan?

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel