Peneliti Tak Menyangka Hewan Laut Kecil Ini Jadi Pemicu Pemanasan Global

Foto: Peneliti Tak Menyangka Hewan Laut Kecil Ini Jadi Pemicu Pemanasan Global
WowKeren dan Kanal247

Penyebab pertama pemanasan global rupanya kebiasaan menggali hewan kecil ini di laut.

Kanal247.com - Pemanasan global merupakan kenaikan suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca. Hal ini menjadi isu lingkungan utama yang dihadapi dunia saat ini. Meningkatnya suhu bumi menyebabkan mencarinya es di kutub yang akan membuat volume air laut meningkat.

Terjadi sekitar 520 juta tahun lalu, pemicu pemanasan global rupanya adalah evolusi hewan-hewan pertama di Bumi. Dilansir dari Science Alert, peneliti menemukan bahwa hewan kecil mirip cacing dan serangga yang melakukan bioturbasi di dasar laut menjadi penyebabnya.

Menurut peneliti, hewan kecil tersebut memiliki kebiasaan menggali dasar laut di masa lalu. Kebiasaan itu melepaskan karbon dioksida yang mengubah atmosfer dan pada akhirnya menyebabkan pemanasan global. Namun, efek dari hal itu memang tidak secepat dan sekuat pemanasan global saat ini.


Baca juga ...

"Seperti cacing di taman, makhluk kecil di dasar laut mengganggu, mencampur dan mendaur ulang bahan organik mati," ujar ilmuwan iklim tim Lenton dari Universitas Exeter. "Proses itu dikenal sebagai bioturbasi. Efek penggalian dari hewan itu begitu besar pada lingkungan. Seluruh dasar samudera di Bumi berubah."

Mulanya seluruh dasar laut dipenuhi mikroba yang tidak menggangu. Lalu hewan kecil tiba-tiba muncul dan mengubahnya. Mereka memiliki kesenangan menggali dasar laut yang kaya akan nutrisi dan oksigen. Hasil penelitian ini melibatkan ilmuwan dari Universitas Exeter, Leeds and Antwers dan the Vrije Universiteit di Brusel yang menggunakan perhitungan matematis.

Menurut laporan yang terbit di jurnal Nature Communications, saat hewan kecil memakan dan memproses bahan organik, mereka akan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Jumlah yang mereka keluarkan rupanya memengaruhi keseimbangan oksigen di atmosfer.

Efeknya dapat dibilang sangat besar. Padahal lubang yang hewan kecil itu gali tidak terlalu dalam, hanya satu hingga tiga sentimeter. Hewan laut modern malah menggali 10 kali lebih dalam.

Para peneliti juga mengaku tidak pernah menyangka bahwa pemanasan global yang terjadi saat ini dipicu oleh hewan yang kecil. Evolusi mereka juga mampu meningkatkan tingkat karbon dioksida di atmosfer.

"Kami yakin pemanasan global pertama terjadi pada titik ini dalam sejarah bumi," ujar Benjamin Mills dari Universitas Leeds. "Namun kami tidak pernah menyangka hal tersebut disebabkan oleh binatang kecil."

Menurut Lenton, perilaku hewan tersebut terhadap Bumi tidak berbeda dengan yang terjadi saat ini. Namun, kali ini manusia sebagai pelakunya.

Ada suatu kemiripan yang menarik antara perilaku hewan yang pertama kali muncul terhadap Bumi dan apa yang dilakukan manusia sekarang terhadap planet kita," tutur Lenton. "Kita telah menciptakan dunia yang lebih panas dengan membuat laut anoxia atau kekurangan oksigen dan ini berdampak buruk bagi kira dan makhluk hidup lain di Bumi."

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel