Pamer Foto 'LGBT' Tanpa Pakaian Dalam, Aming: Alamat Dibully

Foto: Pamer Foto 'LGBT' Tanpa Pakaian Dalam, Aming: Alamat Dibully Instagram
WowKeren dan Kanal247

Aming kembali mengunggah penampilannya dengan kostum saat ia mengikuti karnaval LGBT yang sempat menghebohkan.

Kanal247.com - Aming belakangan ini sudah jarang terdengar kabarnya. Meski begitu, ia rupanya masih cukup aktif menyapa penggemar melalui postingan di Instagram. Mulai dari foto kegiatan, liburan dengan hal-hal menarik yang dialaminya kerap kali dibagikannya di akun media sosialnya tersebut.

Namun baru-baru ini, Aming justru menuai sorotan dan juga kontroversi atas salah satu postingannya. Pasalnya dalam unggahan terbarunya, mantan suami Evelyn Nada Anjani itu memamerkan penampilannya saat ia mengikuti karnaval LGBT beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Aming memang sempat membuat heboh atak keikutsertaannya dalam karnaval tersebut di Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Apalagi saat itu, ia mengenakan kostum dengan bentuk yang aneh dan membuatnya terlihat hampir telanjang.


Baca juga ...

"Pernah heboh. Padahal lagi jalan2 doang. Mungkin gara2 lupa pake kancut. LGBT Lagi Galau Butuh Teman Tidur. EAAAA. Mulai stensilan," tulis Aming di bagian keterangannya.

Tampaknya Aming sendiri menyadari bahwa postingan itu akan membuat dirinya menuai sorotan dan juga komentar pedas. Pasalnya, ia juga meninggalkan tagar seperti, "#Alamatdibully #lagimaumancing #lautmanalaut #dahlamagacaper #efekjombloakut #lagibosen #cemen #manusiawilah."

Seperti yang sudah diprediksi berbagai kritikan pedas dan juga permintaan untuk berhijrah langsung memenui postingan Aming tersebut. Meski begitu, masih ada sebagian netter yang justru menunjukkan ketertarikannya dan dukungan pada Aming. Menurut mereka itu adalah bentuk ekspresi diri dan juga seni yang harus dihargai. Banyak dari komentar tersebut yang dibalas oleh Aming.

"Ming... Brentiii atuh kaya begitu... Jadi laki beneran aja.. , yg taat gt hijrah nya..," pinta @arik***umeka. "@amingisback Saya salut, kamu berani bereskpresi. Semoga lebih banyak keberagaman yang acceptable di negara berkembang. Saya baca salah satu komen, emang gak bisa segala sesuatu dikaitkan dengan agama atau kepercayaan. Sederhananya, not everything fits to everyone," puji @pe***loka. "Gue melihat dari sisi ART nya OK sangat. Buat semuanya jangan semua dilihat dari sisi Agama lah... Beda dong Art sama Agama... Kayak minyak sama air, gak bakalan nyambung. Tapi kalo kita tidak berusaha menyatukan justru keragaman lebih bagus terlihatnya...," kata @ad***dessy.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel