Perjuangan Tina Toon Jadi Caleg, Sempat Tak Direstui Keluarga Hingga Dibully Warganet

Foto: Perjuangan Tina Toon Jadi Caleg, Sempat Tak Direstui Keluarga Hingga Dibully Warganet Instagram



Tina Toon sempat menuai pro-kontra dari keluarganya yang ragu atas kesiapannya terjun ke dunia politik.

Kanal247.com - Pemilu tahun 2019 mendatang tampaknya akan diramaikan oleh sejumlah selebritis yang terjun ke dunia politik. Seperti diketahui sejumlah nama dari panggung hiburan telah mengumumkan pencalonan dirinya dalam pemilihan legislatif pada 2019 mendatang. Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah Tina Toon. Mantan penyanyi cilik ini diketahui maju sebagai caleg dari PDIP untuk DPRD DKI melalui dapil DKI II, yang meliputi wilayah Kelapa Gading, Koja, Cilincing, dan Kepulauan Seribu.


Baca juga ...

Diakui Tina Toon sendiri, perjalanannya sebagai caleg terbilang tidak mudah. Sebelumnya ia sempat tidak mendapatkan restu dari keluarganya. Rupanya orangtua dan kerabat khawatir ia belum benar-benar siap. Apalagi Tina juga menerima berbagai kecaman dan komentar negatif dari publik, terutama di media sosial.

"Kalau keluarga otomatis ada pro kontra, awalnya keluarga besar ada yang 'Aduh kamu beneran masuk politik', perempuan masih muda’. Kekhawatirannya lebih kepada 'Kamu siap enggak?’,” ujar Tina Toon di kawasan Mampang, Jakarta Selatan seperti dilansir dari Okezone. "Apalagi yang nyerang juga sudah banyak dari sosmed dari mana, tapi menurut aku ya itu salah satu bagian dari salah satu konsekuensi perjuangan," ungkapnya.

Meski begitu setelah melihat keteguhan Tina, keluarganya akhirnya luluh juga. Apalagi, mereka mengetahui bahwa ia memiliki tujuan baik dan ingin membantu mensejahterakan masyarakat. "Jadi keluarga akhirnya sekarang berubah menjadi mendukung penuh karena tahu tujuan aku baik. “Aku juga bilang kalau sekarang kita sosial, bantu paling berapa orang sih, dan kita punya kemampuan terbatas, dan kalau ada di sistem sudah tahu apa sih yang harus dilakukan untuk orang banyak," tutur Tina.

Sementara itu, Tina diketahui sempat dibully habis-habisan ketika ia mengkritik kinerja Gubeur dan Wakin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Meski begitu, ia sama sekali tidak gentar. Sebagai calon wakil rakyat sudah seharusnya ia mengawasi dan memberikan kritik yang membangun.

"Dibilang 'wah belum apa-apa udah kritik Pak Anies, Bang Sandi.' Menurut aku, kritik yang membangun dan saran dari kita itu penting, lo. Anggaplah masukan dan keluhan dari warga untuk membangun Jakarta yang lebih baik," ujar Tina dikutip dari Detikcom. "Buat aku, ketika nanti jadi wakil rakyat di legislatif, apa pun kebijakan yang tidak prorakyat, sudah menjadi tugas kita untuk mengkritik dan mengawasi."

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel