Anak Presiden Donald Trump Kritik Walikota New York Usai Fans BTS Dianggap 'Mengotori' Kota

Foto: Anak Presiden Donald Trump Kritik Walikota New York Usai Fans BTS Dianggap 'Mengotori' Kota Instagram
WowKeren dan Kanal247


Penggemar BTS belum lama ini membuat sebuah perkemahan di sekitar Central Park New York menjelang penampilan idola mereka di acara konser spesial 'Good Morning Amerika'.

Kanal247.com - Boyband Bangtan Boys baru saja tampil di acara konser spesial "Good Morning America" pada 15 Mei kemarin. Namun jauh sebelum acara yang digelar di Central Park, New York tersebut mulai, para fans BTS atau yang biasa disebut ARMY mendirikan tenda-tenda di sekitar Central Park.


Baca juga ...

Saat acara dimulai, para fans sudah membongkar tenda mereka dan mengumpulkan sampah-sampahnya. Namun panitia acara melarang penggemar untuk membawa barang bawaan mereka ke dalam venue dan mereka pun terpaksa meninggalkan barang-barang tersebut di luar.

Namun sebelum para penggemar membersihkan barang mereka, putra Presiden Amerika Donald Trump yakni Donald Trump Jr sudah lebih dulu melihat tumpukan barang yang dianggapnya sampah tersebut. Lewat akun Twitter-nya, Donald Trump Jr membagikan video dimana sepanjang jalan penuh dengan plastik-plastik yang masih berserakan.

Donald Trump Jr kemudian mengkritik walikota New York, Bill de Blasio atas pencemaran keindahan kota New York tersebut. "Daripada melakukan aksi PR untuk Presiden, (kita semua tahu itu), mungkin walikota New York bisa membesihkan halaman belakangnya ini dulu. Video di pagi ini memberitahu kalian apa itu 'kepemimpinan', penampilan badut," tulis Donald Trump Jr dalam Twitter-nya.

Photo-INFO
BTS-TWITTER

Fans BTS pun kemudian memberikan pembelaan bahwa sampah- sampah tersebut sudah dibersihkan oleh para penggemar sesusai acara. Mereka juga tak berniat meninggalkan sampah-sampah tersebut di tengah kota.

Sebelumnya aksi penggemar BTS membuat tenda di sekitar Central Park ini juga sudah menuai sorotan dari kepolisian New York. Bahkan lewat akun Twitter-nya, kepolisian New York meminta penggemar untuk segera membongkar tendanya karena dianggap tak aman di sana.

Loading...

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...