Aksi 22 Mei Ingatkan Peristiwa Mencekam Tahun 1998, Dian Sastro: Kekuasaan Bukanlah Segalanya!

Foto: Aksi 22 Mei Ingatkan Peristiwa Mencekam Tahun 1998, Dian Sastro: Kekuasaan Bukanlah Segalanya! instagram
WowKeren dan Kanal247


Meminta masyarakat mengingat hal mencekam pada tahun 1998 ketika Aksi 22 Mei berlangsung, Dian Sastro berharap Indonesia tetap mengedepankan persatuan dan mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri.

Kanal247.com - Aksi 22 Mei memang menyisakan duka untuk semua masyarakat Indonesia. Banyaknya dampak buruk atas aksi unjuk rasa tersebut agaknya patut untuk membuat masyarakat saling berbenah diri. Bahkan para selebriti pun turut ikut ambil bagian untuk menyerukan persatuan Indonesia melalui media sosial masing-masing.


Baca juga ...

Sebut saja aktris cantik Dian Sastro yang mengingat kembali kasus yang terjadi pada tahun 1998 pasca Aksi 22 Mei terjadi. Dian tampak bernostalgia pada masa itu lantaran beranggapan Aksi 22 Mei memiliki modus yang hampir serupa. Dian terlihat mengingat kembali reformasi Indonesia pada masa itu.

"Sebagai generasi 90an, saya akan selalu ingat Peristiwa mencekam Mei 1998. Saat itu saya duduk di kelas 1 SMA di Tarakanita 1 dan sekolah diliburkan 3 hari,"" tulis Dian pada foto yang ia unggah. "Modusnya tidak berbeda jauh dengan kekisruhan hari ini, ketika sebagian besar kantor dan sekolah diliburkan. Tuntutan rakyat dan mahasiswa pada waktu itu adalah memaksa Suharto turun setelah 32 tahun berkuasa. People power berhasil, reformasi dan demokrasi tumbuh meskipun dengan segala tantangannya."

Pada foto yang disandingkan dengan tulisan "Saya Bersama TNI & Polri" itu Dian berkata bahwa sebagai perempuan dan ibu, ia mengaku kemajuan negara bukanlah hal mudah. Namun, ia dengan tegas menolak jalur kekerasan untuk memperoleh kesejahteraan.

Photo-INFO

Sumber: Instagram

"Sebagai perempuan dan seorang Ibu, saya sadar masih banyak kemajuan yang harus kita kejar bersama sebagai sebuah bangsa. Kemajuan itu tidak selalu linear, tapi percayalah every baby steps count," ujar sahabat Nicholas Saputra itu. "Dan sbg seorang perempuan, saya akan selamanya menolak jalan kekerasan."

Tak lupa, wanita berusia 37 tahun itu mengucapkan terima kasih dengan tulus kepada semua aparat keamanan yang telah bekerja keras saat Aksi 22 Mei berlangsung. Dian juga memberikan apresiasi kepada KPU dan Bawaslu yang dengan berani mengumumkan hasil Pemilu 2019.

"Oleh karena itu ijinkan saya memberi apresiasi yang setingginya utk pemilu kita yang baru saja usai," tambah Dian. "Terimakasih utk KPU dan Bawaslu, juga segenap jajaran Polri dan TNI yg telah sekuat tenaga menjaga rakyat Indonesia dari kekacauan."

Dian berharap, Aksi 22 Mei ini akan menjadi pelajaran yang baik bagi semua masyarakat Indonesia di masa datang. Ibu dua anak itu mencoba mengingatkan bahwa kekuasaan bukanlah segalanya. Menurut Dian, persatuan rakyat Indonesia adalah hal yang paling penting.

"Diatas kekuasaan, selalu ada yang lebih tinggi daripada itu semua. Yaitu persatuan kita," ucap pemeran dalam film "Ada Apa dengan Cinta?" itu.

Loading...

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...