Hobi ‘Diserang’ Warganet Lantaran Dianggap Suka Menghina, Pandji Pragiwaksono Tak Peduli

Foto: Hobi ‘Diserang’ Warganet Lantaran Dianggap Suka Menghina, Pandji Pragiwaksono Tak Peduli instagram
WowKeren dan Kanal247


Bahan stand up comedi yang dibawakan kerap viral dan menuai hujatan lantaran dianggap menghina berbagai macam aspek kehidupan, Pandji Pragiwaksono mengaku tidak akan kapok.

Kanal247.com - Seorang komedian saat ini memang kerap diminta untuk memikirkan masak-masak candaan mereka sebelum dijadikan bahan lawakan. Pasalnya, banyak sekali orang-orang yang tersinggung oleh lawakan yang dibawakan komedian. Para stand up comedian yang dikenal cukup blak-blakan pun banyak yang menuai cibiran. Misalnya saja seorang Pandji Pragiwaksono.


Baca juga ...

Bukan rahasia lagi jika lawakan Pandji kerap mendapatkan cibiran. Lawannya dengan menyebut kucing adalah hewan gembel beberapa waktu lalu pun menjadi masalah besar. Namun, tampaknya rentetan masalah karena bahan lawannya itu tak membuat Pandji merasa harus menjaga sikapnya.

Pandji menerangkan jika stand up comedy adalah salah satu seni yang paling bebas dalam hal mencari bahan lawakan. Hal itu diutarakan lantaran ia berjanji akan menanggung risiko apa pun atas ucapannya ketika melawak.

"Enggak (kapok), sampai sekarang saya merasa stand up comedian adalah kesenian yang paling bebas dan bisa saya kerjakan," ujar Pandji seperti yang dikutip dari laman detikHOT. "Di mana pun bebasnya kita adalah bebas yang bertanggung jawab."

Pandji berkata bahwa setiap komedian harus memahami jika semua ucapannya adalah hal yang bisa ia pertanggungjawabkan jika mendapatkan masalah. Meski begitu, seorang pelawak tidak bisa mengungkapkan kata-kata semaunya jika enggan dimintai pertanggungjawaban.

"Kalau kita semaunya nanti kita diminta pertanggung jawabannya lo bingung," ucap Pandji. "Makanya saya bilang sama stand up comedian, lo bebas ngomong apa pun selama lo bebas tangung jawab."

Pandji mengaku tidak setuju dengan anggapan jika orang di generasi milenial lebih mudah tersinggung oleh lawakan. Menurut Pandji, hal itu sudah terjadi sejak dulu. Namun, di era digital seperti saat ini lawakan-lawan yang dianggap menghina tersebar lebih cepat melalui internet. Bagi Pandji, yang patut dirubah di zaman teknologi canggih ini adalah cara menanggapi orang-orang yang tersinggung.

"Saya enggak setuju dibilang zaman sekarang orang makin gampang tersinggung, dari dulu juga orang tersinggung," papar Pandji. "Hanya saja internet mempercepat itu semua, yang harus diubah cara kita menanggapi ketersinggungan," tandasnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...