Tanggapi Viral 'Ikan Asin' dan Masa Lalu Mantan, Deddy Corbuzier: Terlalu Menyakitkan

Foto: Tanggapi Viral 'Ikan Asin' dan Masa Lalu Mantan, Deddy Corbuzier: Terlalu Menyakitkan instagram
WowKeren dan Kanal247


Ditanya soal kasus vlog ‘ikan asin’ hingga aksi beber masa lalu mantan di hadapan publik, Deddy Corbuzier akui dirinya menghindari pembicaraan yang bersifat fisik lantaran dianggap terlalu menyakitkan.

Kanal247.com - Akhir-akhir ini publik tengah ramai membahas tentang kasus yang terjadi antara mantan pasangan suami-istri Galih Ginanjar dan Fairuz A. Rafiq. Bermula dari pernyataan Galih saat menjadi bintang tamu di vlog milik Rey Utami, ia diduga telah melontarkan hinaan kepada Fairuz.


Baca juga ...

Vlog “ikan asin” itu pun kini tengah menjadi buah bibir publik. Dari kalangan selebriti hingga masyarakat biasa nampak berbondong-bondong memberikan dukungan kepada Fairuz lewat berbagai cara. Salah satunya meninggalkan komentar di beberapa unggahannya di Instagram.

Belum lama ini, presenter Deddy Corbuzier rupanya juga menyampaikan pendapatnya terkait video yang sempat viral itu. Lewat YouTube sang kekasih, Sabrina Chairunnisa, Deddy menjelaskan beberapa hal tentang pandangannya terkait kasus tersebut.

Menurut Deddy, menjelek-jelekkan seseorang bisa saja ia lakukan namun bukan dari segi fisik melainkan sifat. Menurutnya hal itu mungkin terjadi jika memang tengah ada masalah antara dirinya dengan salah seorang mantan.

“Pertama kalau ngomongin mantan secara psikologinya mungkin punya masalah kesal, dan sebagainya, mungkin. Mungkin enggak saya menjelekkan mantan saya? Bisa jadi,” tutur Deddy Corbuzier. “Misal gini oh dia ini orangnya pemarah atau dia ini kasar, cerewet, itu sangat memungkinkan.”

Namun Deddy menegaskan jika dirinya tak pernah mencoba untuk menghina seseorang berdasarkan fisik. Ia mengaku selama ini selalu berusaha untuk menghindari hal-hal itu.

Menurut Deddy menghina sifat masih bisa dimengerti, namun terlalu menyakitkan ketika seseorang secara blak-blakan menghina fisik orang lain. Terlebih jika hal tersebut merupakan sebuah kelemahan dari seseorang.

“Tapi I do my best untuk tidak masuk ke general fisik. Mostly enggak. Pasti saya akan menghindari fisik,” sambungnya. “Saya enggak suka ketika fisik seseorang apalagi mantan dibawa, saya enggak suka. Kalau sifat kan biasa ya diomongin, tapi kalau fisik I think it's hurt, apalagi kalau bicara tentang kelemahan-kelemahan orang dari bentuk tubuh, wajah, dan sebagainya.”

Loading...

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...