Kasus Vlog 'Ikan Asin' Libatkan Banyak Saksi, Barbie Kumalasari Harapkan Ini

Foto: Kasus Vlog 'Ikan Asin' Libatkan Banyak Saksi, Barbie Kumalasari Harapkan Ini instagram
WowKeren dan Kanal247


Selain Barbie Kumalasari, pihak polisi kembali menambah beberapa orang saksi atas kasus vlog ‘ikan asin’. Istri Galih Ginanjar tersebut langsung simpan harapan besar ini.

Kanal247.com - Barbie Kumalasari belum lama ini kembali mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terkait panggilan dirinya sebagai saksi kasus vlog “ikan asin”. Kasus yang menyeret sang suami, Galih Ginanjar tersebut juga memenjarakan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai pemilik akun YouTube.


Baca juga ...

Sebelumnya Barbie memang dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan pada hari Senin (15/7) lalu. Namun karena sedang sakit, agenda pun ditunda menjadi hari Rabu (17/7) kemarin.

Selain Barbie Kumalasari, rupanya polisi juga menetapkan beberapa orang lainnya sebagai saksi kasus vlog “ikan asin” tersebut. Mereka adalah figur publik Tessa Mariska, Indra Tarigan dan Tata Liem. Indra Tarigan bahkan sempat menegaskan jika dirinya dipanggil hanya sebagai saksi kasus Galih cs dan tak memiliki keterlibatan apapun.

Kehadiran saksi tambahan itu nampaknya justru mengangkat sedikit beban di pundak Barbie Kumalasari. Pasalnya, ia berdalih jika saksi-saksi tersebut berada di pihaknya dan bukan berpihak kepada Rey Utami dan Pablo Benua. Seperti yang diketahui jika Kumalasari memang menyalahkan Rey dan Pablo atas kasus Galih Ginanjar.

Lantaran hal itu lah, Barbie Kumalasari pun berharap jika saksi-saksi tersebut nantinya akan dapat memberikan keringanan hukuman bagi Galih. Menurutnya ketiga saksi tersebut adalah pihak yang mengetahui penolakannya kala itu soal video “ikan asin”.

“Ya mungkin untuk memperingan ya, karena kan mereka saksi-saksi ya, maksudnya mereka yang mengetahui kalau aku dari awal keberatan,” ungkap Barbie Kumalasari saat dijumpai di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/7). “Kalau aku sih di pihak yang benar ya, enggak apa-apa malah bagus kan mereka kan saksi yang tahu aku keberatan seperti apa dari awal gitu ya.”

Namun Barbie menegaskan jika status Tessa dan Tata menjadi saksi adalah murni keputusan pihak kepolisian. Menurut Kumalasari hal tersebut berdasarkan percakapan mereka yang ada di ponselnya yang sudah disita oleh tim penyidik.

“Oh enggak, enggak. Aku enggak pernah nyebutin nama mereka,” tegasnya. “Cuma kan mungkin dari pihak penyidik mereka tahu mungkin ditanyain lagi. Dan handphone aku kan sudah disita sama penyidik, mungkin atas dasar itu kan ya mereka dipanggil sebagai saksi untuk dimintai keterangan.”

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel

Loading...