Buntut Kasus Daesung Bikin Saham YG Paling Anjlok Sepanjang Sejarah, Netter: Semoga Bangkrut

Foto: Buntut Kasus Daesung Bikin Saham YG Paling Anjlok Sepanjang Sejarah, Netter: Semoga Bangkrut Instagram



Saham YG Entertainment kembali anjlok yang kali ini adalah penurunan paling rendah sepanjang sejarah karena buntut dari skandal prostitusi yang melibatkan member Big Bang, Daesung.

Kanal247.com - Belum lama ini Daesung menjadi perbincangan hangat publik usai diduga terlibat bisnis ilegal. Sebuah gedung yang baru dibeli oleh member Big Bang yang saat ini masih menjalani wajib militer itu kabarnya digunakan sebagai tempat prostitusi.

Namun Daesung sudah memberikan pernyataan langsung dan membantah keterlibatannya dalam bisnis prostitusi yang sedang ramai dibicarakan. Daesung berdalih bahwa pemilik sebelumnya memang sempat menjalankan bisnis di tempat tersebut namun dirinya kurang tahu seperti apa bisnis tersebut.

Sayangnya netter tak begitu saja percaya dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Daesung. Buntut dari skandal ini pun adalah saham agensinya YG Entertainment kembali turun drastis sebanyak 3,77 persen yang merupakan penurunan paling rendah sepanjang sejarah berdirinya YG sendiri.

Baca juga ...

Tak hanya karena kasus Daesung saja, kasus yang membelit pendiri YG sendiri Yang Hyung Suk juga menjadi salah satu penyebabnya. Tentunnya sudah ditambah dengan skandal Seungri yang luar biasa menghebohkan serta kasus narkoba mantan member iKON B.I.

Melihat nasib malang yang dialami oleh YG Entertainment ini malah membuat nyenggir. Banyak dari mereka yang malah berharap agensi yang saat ini masih aktif mengayomi BLACK PINK dkk ini bangkrut.

"Aku sungguh berharap YG bangkrut. Aku berharap hal ini akan berdampak serius pada keuangan mereka serta ada audit dan hukuman pajak. Sahamnya tak akan naik jika kita boikot mereka semuakan?" komentar netter. "Aku sungguh tak perduli jika YG bangkrut tapi biarkan AKMU pergi," seru yang lain. "Sampah paling besar di industri ini, kita harus menghapus mereka," sahut lainnya.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel