Rumah Anjasmara Pernah Diejek Mertua Bak Kandang Burung, Dibalas Pakai Cara Ini

Foto: Rumah Anjasmara Pernah Diejek Mertua Bak Kandang Burung, Dibalas Pakai Cara Ini Instagram



Anjasmara menceritakan pengalaman masa lalunya saat berusaha mendapatkan restu dari ayahanda Dian Nitami, ternyata rumah yang dibelinya sempat mendapat komentar pedas.

Kanal247.com - Rumah Tangga Anjasmara dan Dian Nitami tetap langgeng serta harmonis meskipun sudah berjalan puluhan tahun. Namun siapa sangka kalau ternyata Anjasmara sempat mendapatkan pertentangan dari ayah Dian saat awal menikah dahulu.

Anjasmara pun menceritakan pengalaman yang tak pernah ia lupakan ketika berusaha mendapatkan restu dari ayah mertuanya. Sebelum menjadi sukses seperti sekarang, Anjasmara ternyata pernah diremehkan karena membeli rumah kecil untuk ditinggali bersama Dian.

"Sebenarnya ada sesuatu hal yang menyenangkan tapi juga menyakitkan (selama menikahi Dian)," ujar Anjasmara dalam acara "Perspektif" yang tayang di Metro TV belum lama ini. "Tapi itu jadi sebuah kunci buat aku kerja lebih keras lagi, lebih gila-gilaan lagi untuk bikin sesuatu yang terbaik."

"Jadi waktu itu karena Dian bilang ke aku kalau misal mau nikah, kamu harus punya rumah dulu," tambah Anjasmara. "Akhirnya aku beli rumah kecil di Karawaci situ."

Sayangnya, usaha Anjasmara membeli rumah ini malah mendapat komentar pedas dari ayah mertuanya saat itu. "Pas mau kawin aku pamer ke calon mertua," tutur Anjasmara. "Pas dilihat mertua dia bilang, 'Wah ini sih kandang burung'."

Baca juga ...

Anjasmara mengaku merasa sakit hati saat sang ayah mertua mengejek rumahnya dahulu seperti kandang burung. Namun ia membalas ucapan tersebut dengan lebih bekerja keras agar bisa sukses dan membeli rumah yang lebih besar.

"Sakit sih hati dibilang gitu," ungkapnya. "Tapi di dalam hati bilang, 'Entar gue bakal punya rumah yang gede, yang lega'."

Berbeda dengan ibu mertua Anjasmara yang justru berhasil ia taklukkan. Dian bercerita bahwa rayuan Anjasmara dan sikap manisnya berhasil membuat ibundanya luluh.

"Suatu hari pas aku ulang tahun, dia ke ibu aku almarhum, terus bunga itu dikasih ke ibu aku. Dia bilangnya, 'Ibu selamat ulang tahun ya'. Ibuku heran dong, 'Kok ibu?' gitu," ujar Dian Nitami. "Terus dia jawab gini, 'Lho kalau bukan ibu yang ngelahirin, Dian enggak ulang tahun hari ini'. Ibuku langsung dikantongin dong."

Sementara itu, Anjasmara rupanya butuh waktu lebih lama agar bisa direstui oleh ayah Dian. Menurut Dian, Anjasmara pantang menyerah terus berusaha mengambil hati ayahnya agar mendapatkan restu.

"Kalau bapak itu jauh lebih sulit, bapak itu orangnya kaku banget, susah banget diajak ngomong," pungkas Dian. "Tapi dia pantang mundur, terus ada aja yang diomongin pas datang. Setelah sekian lama jawab 'Iya', sampai bisa ngobrol."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel