Manohara Pinot Akui ‘Doyan’ Barang Branded Tapi Bekas, Alasannya Patut Diacungi Jempol

Foto: Manohara Pinot Akui ‘Doyan’ Barang Branded Tapi Bekas, Alasannya Patut Diacungi Jempol instagram
WowKeren dan Kanal247


Berbeda dari artis yang lain yang justru berlomba -lomba untuk memamerkan barang branded mereka, Manohara Pinot justru tak segan mengakui jika koleksinya banyak yang bekas karena alasan mencengangkan ini.

Kanal247.com - Memiliki beragam barang mewah tentu dinilai menjadi satu hal yang sangat mampu menunjang penampilan seseorang, terlebih bagi mereka yang bergelut di dunia showbiz. Tak jarang hal-hal yang menempel di tubuh para seleb menuai sorotan tajam.


Baca juga ...

Terkadang ini lah yang menjadi alasan kuat bagi sejumlah figur publik untuk terus menjadi konsumen dari barang-barang branded nan mewah. Namun hal berbeda justru dilakukan oleh Manohara Odelia Pinot atau yang lebih dikenal dengan panggilan Manohara Pinot.

Manohara masih sama seperti artis lain yang juga doyan mengoleksi barang mewah, namun yang membuatnya berbeda adalah ia lebih sering membeli barang bekas dan bukannya baru. Ia tak segan mengakui bahwa untuk kebutuhan seperti aksesoris maupun tas, Manohara memang senang mengoleksi barang bermerek namun bekas.

“Kalau aksesoris atau tas aku suka beli yang branded tapi bekas,” ujar Manohara di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/11). “Aku emang jarang beli baru, pasti belinya bekas.”

Bukan karena alasan harga, mengejutkannya Manohara justru melakukan hobi tersebut karena kepeduliannya terhadap alam. Sebuah alasan tegas yang tentu patut menuai acungan jempol.

Banyaknya produk yang diproduksi dari kulit hewan tentu menjadi sebuah ancaman bagi populasi fauna di dunia. Dengan kebiasaan membeli barang bekas, maka tentu ia mengurangi tingkat permintaan yang pastinya juga berdampak besar bagi alam.

"Kebetulan aku memang care about environment. I care about the animal as well. Aku enggak mau terlalu jadi bagian dari leather industry. Aku beli tas secondhand yang memang turun temurun, that's not problem for me,” pungkasnya. “Meski beli bekas kondisi sesuai harga. Kalau kondisinya enggak perfect ya harganya juga sesuai dengan barang tersebut.”

Tak sampai di situ, Manohara rupanya juga mengakui bahwa tak semua barang-barang miliknya bermerek. Menurutnya hal-hal yang digunakan sehari-hari atau dibelakang kamera tak perlu berasal dari brand ternama. “Barang-barang aku enggak semua branded. Typical campur. Biasanya baju aku hari-hari enggak branded, kayak rata-rata baju vintage gitu, atau high street,” imbuh Manohara.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel