Pernah Dimarahi, Renjun Akui Sempat Sakit Hati Dengan Doyoung NCT 127

Foto: Pernah Dimarahi, Renjun Akui Sempat Sakit Hati Dengan Doyoung NCT 127 Twitter



Sebelum mereka tinggal di asrama, Renjun punya kebiasaan bernyanyi di malam hari. Tidak memikirkan hal itu dia juga memutuskan untuk melakukannya pada asrama yang baru, saat itulah Doyoung menegurnya.

Kanal247.com - Renjun NCT Dream mengungkapkan perasaannya dengan Doyoung NCT 127 saat cowok tersebut menyakitnya ketika masa pelatihan. Renjun NCT Dream dan Doyoung NCT 127 jarang bertemu karena jadwal mereka yang berbeda, asrama yang terpisah, dan perbedaan usia. Doyoung yang lahir pada tahun 1996, sedangkan Renjun 2000.

Ketika mereka akhirnya melakukannya dengan menghadiri konser BoA, Renjun mengambil kesempatan untuk menghadapi Doyoung tentang saat perkataan kala itu. Renjun mulai dengan mengatakan itu terjadi kembali ketika mereka berdua berbagi asrama. Doyoung tinggal di lantai satu sementara Renjun di lantai dua.

Sebelum mereka tinggal di asrama, Renjun punya kebiasaan bernyanyi di malam hari. Tidak memikirkan hal itu, dia juga memutuskan untuk melakukannya di asrama yang baru. Saat itulah Doyoung ikut campur, ia menegur Renjun yang dirasa terlalu sinis kala itu.

Doyoung naik ke atas untuk memberi tahu Renjun agar tingkat kebisingannya dihilangkan. Setelah mendengar Renjun menceritakan kembali kata-katanya, Doyoung tertawa dan bertepuk tangan untuk menghibur diri saat teringat masa-masa itu.

Baca juga ...

''Kamu naik ke atas dan memberi tahuku, 'Bisakah kamu memelankannya?"'. Meskipun Renjun tahu mengapa Doyoung mengatakannya, itu tidak menghentika kegiatan dan merasa tersinggung oleh kata-kata itu.

''Maksud kamu adalah memberi tahuku bahwa kami harus tetap diam pada jam itu,'' sambung Renjun. Tetapi karena masih baru, aku cukup terkejut. Sebenarnya aku agak terluka.''

Doyoung menjelaskan bahwa ia memikirkan tetangga mereka dengan memastikan semua orang diam di malam hari. Dia memang melihat bagaimana Renjun bisa terluka oleh kata-katanya yang jujur dan segera meminta maaf setelah itu.

''Kita harus memikirkan tetangga, jadi aku memastikan orang tetap diam di malam hari,'' jawab Doyoung. ''Tapi, saya harus mengatakannya dengan tegas.''

Meskipun itu terjadi ketika Renjun adalah seorang trainee dan mereka tidak dekat sama sekali, kini keduanya dapat mengatasinya sekarang. Renjun bahkan mendapat pelajaran dari Doyoung dengan lebih memperhatikan orang lain.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel