Berita Duka, Erwin Prasetya Bassist Pertama Dewa 19 Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun

Foto: Berita Duka, Erwin Prasetya Bassist Pertama Dewa 19 Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun instagram



Berita duka kembali dirasakan oleh belantika musik Tanah Air, Erwin Prasetya, musisi yang menjadi bassist pertama Dewa 19 meninggal dunia pagi ini, Sabtu (2/5) di usia 48 tahun.

Kanal247.com - Berita duka kembali datang di belantika musik Tanah Air. Salah satu musisi ternama Indonesia, Erwin Prasetya yang merupakan bassist pertama band Dewa 19 meninggal dunia pagi ini, Sabtu (2/5).

Kabar tersebut awalnya disampaikan oleh Ari Lasso melalui akun Instagram pribadinya, @ari_lasso. Ari membagikan potret lawas personel Dewa 19 seraya mengungkapkan berita duka tersebut.

"Berita duka. Erwin Prasetya (no 3 dari kiri, sebelah @ahmaddhaniofficial) basis pertama @de19wa meninggal dunia tadi pagi. Karya2 mu akan ABADI, Misteri Ilahi, Restu Bumi, Kirana, Kamulah Satu-Satunya, Sebelum kau terlelap • Kiranya Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi NYA. Dan kluarga diberi kekuatan. Amin RIP Win," tulis Ari pada keterangan foto yang ia unggah.

Baca juga ...

Pengamat musik ternama, Bens Leo pun membenarkan kabar kepergian Erwin. Bens menerangkan jika Erwin meninggal karena pendarahan di lambung. Bens juga meyebutkan jika Erwin sempat hilang kesadaran.

“Iya benar, tadi subuh (meninggal). Dia (Erwin Prasetya) pendarahan di lambung dan sempat turun kesadaran,” terang Bens seperti yang dilansir dari laman Kompas.com, Sabtu (2/5).

Bens menyebutkan jika Erwin sudah cukup lama menderita penyakit tersebut, namun belakangan kondisinya memang semakin memburuk. Erwin dikabarkan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Bens juga menerangkan jika Erwin akan dikebumikan di Surabaya sore ini.

“Mas Erwin ini mungkin keluhannya sudah lama, tapi karena dia sibuk, jadi dia enggak rasain,” ucap Bens. “Rabu malam dia tanya, rumah sakit di Ciputat karena dia tinggal di apartemennya di Ciputat kan. Dia memilih ke Sari Asih, itu Rabu. Kamis dini hari dia dirawat di sana.

"Akhirnya tadi subuh dibawa ke Surabaya oleh tiga putranya sama istrinya. Kabar terakhir, sudah sampai Cirebon," tuturnya. "“Nanti sore dimakam di Keputih Surabaya,” terang Bens lalu.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel