El Rumi Curhat Ke Menteri Luar Negeri Soal Apartemennya Di London

Foto:  El Rumi Curhat Ke Menteri Luar Negeri Soal Apartemennya Di London Instagram



Dalam curhatannya kepada Menlu Retno Marsudi itu, El Rumi menyebutkan soal nasib barang-barangnya di London ketika sewa apartemen akan habis sebelum dia sempat memperpanjangnya.

Kanal247.com - Baru-baru ini El Rumi mendapat kesempatan istimewa untuk ngobrol langsung dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi seputar pandemi Corona atau Covid-19 dengan kehidupan mereka. Sebagai seorang pelajar yang tengah menempuh studi di sebuah universitas di London, Inggris, kesempatan ini tentu tidak disia-siakan oleh El Rumi. Wajar, karena Inggris masuk dalam 10 negara dengan tingkat wabah Corona terbesar di dunia.

Saat ini El Rumi sudah kembali pulang ke Indonesia. Namun dia mengkhawatirkan barang-barangnya yang berada di apartemen di London. Hal yang membuat El Rumi bingung adalah jika sewa apartemennya di London akan habis dan dia belum sempat memperpanjangnya, bagaimana nasib barang-barangnya yang berada di sana.

Baca juga ...

"Jadi hal ini sedang menimpa saya dan teman-teman. Kalau misalnya bulan depan rent apartemen habis dan harus memindahkan barang-barang tersebut, itu kan saya harus kembali ke London untuk memindahkan barang-barang," curhat El Rumi ke Menlu Retno di acara "Silaturahome KLY" dilansir Liputan6.com (27/5). "Meskipun mereka masih lockdown, tapi kalau rent apartemen habis, kami tetap harus memindahkan barang-barang tersebut. Apa yang harus saya lakukan?" tanya El Rumi lagi.

Menlu Retno kemudian menanyakan soal kunci apartemen kepada El Rumi dan memberikan solusi atas permasalahannya tersebut. "Saya juga mengalami masalah yang sama dengan salah satu keluarga. Tentunya harus minta tolong teman, tapi masalahnya kunci biasanya dibawa yang bersangkutan. Sekarang bagaimana caranya mengirim kunci ini ke mereka?" jawab Retno. "Yang dilakukan oleh keluarga saya adalah berkomunikasi dengan si pemilik rumah, atau pihak manajemen. Mereka biasanya punya kunci cadangan, tetapi kita harus berkomunikasi dan pastikan teman yang dikirim itu adalah orang yang mendapatkan mandat dari El."

"Kalau memang semuanya sudah enggak bisa, mereka biasanya membutuhkan kesaksian atau penguat. Di sinilah KBRI bisa memberikan penguat, bahwa betul orang ini adalah orangnya El yang diminta bantuan untuk memindahkan barang-barangnya dan karena kontrakannya habis," jawab Menlu Retno lagi. "Dan El karena situasi, belum bisa kembali ke London, jadi begitu El," pungkasnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel