Rumah Dibobol Maling di Momen Idul Adha, Adik Acha Septriasa Disebut Rugi Hingga Rp 500 Juta

Foto: Rumah Dibobol Maling di Momen Idul Adha, Adik Acha Septriasa Disebut Rugi Hingga Rp 500 Juta Instagram



Adik Acha Septriasa belum lama ini mengalami kejadian kurang menyenangkan, yakni rumahnya telah dibobol oleh maling. Ibunda Acha lantas menjelaskan kondisi sang putri yang masih merasa terpukul.

Kanal247.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga Acha Septriasa. Adik Acha, Juwita Maritsa, mengalami kejadian yang tidak menyenangkan saat perayaan Idul Adha. Diketahui, rumahnya yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta, telah dibobol oleh maling.

Ibunda Acha, Rita Emza, mengatakan bahwa buah hatinya saat ini belum bisa ditemui. Rita menyebut Juwita merasa sangat terpukul karena peristiwa nahas yang dirasakannya tersebut. "Enggak mau ditemui, sama saya aja enggak mau. Dia terpukul banget,” ucap Rita pada Minggu (2/8) seperti dilansir dari Kumparan.

Rita kemudian menjelaskan kronologi rumah Juwita yang dibobol maling. Rita mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada malam hari. Setelah mengetahui rumahnya kebobolan maling, Juwita langsung menghubungi polisi. "Jadi, kita itu sejak pukul 19.00 WIB, 18.30 WIB malah, kita tahu itu (rumah dibobol maling). Saat masuk, rumah itu sudah berantakan,” ungkap Rita.

Selain itu, Rita mengatakan banyak barang berharga milik sang putri dan menantunya yang raib usai dibobol maling. Ia juga memperkirakan kerugian yang mereka alami. "Ruginya itu sampai hampir Rp 500 juta," kata Rita.



Sementara itu, Acha sempat mengabarkan musibah yang dialami sang adik lewat unggahan di laman akun Instagram-nya. Acha kemudian membagikan postingan terbaru terkait dukungannya pada pihak kepolisian untuk memberantas keresahan masyarakat.

"Saya mendukung penuh kepolisian , untuk secara tegas memberantas KERESAHAN kita bersama !" tulis Acha pada Minggu (2/8). "Saya berbicara karena saat ini mungkin adik saya, namun kedepan nya, apakah ada jaminan kita bisa merasa aman menyimpan barang2 dirumah sendiri, jika tanpa di telusuri, dan di berikan efek jera kepada Maling dan Komplotan perampok tersebut."

Acha juga berharap prioritas utama polisi saat ini adalah rasa aman di masyarakat. Tak lupa, Acha mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan fenomena yang telah dialami sang adik.

"Prioritas utama kita saat ini adalah memastikan rasa aman di masyarakat. Teman- teman.. mari sama2 waspada akan fenomena ini, ditengah pandemi, bukan hanya kesehatan kita yang terancam," pungkas Acha. "Tapi Ekonomi masyarakat juga terancam dan kriminal makin tak bisa di kendalikan, jangan biarkan Rampok beraksi dan merasa aman berkeliaran tanpa kejaran.."

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel