Ari Yellow Bee Tuding Staf Lakukan Pelecehan Seksual, Agensi Beri Penjelasan

Foto: Ari Yellow Bee Tuding Staf Lakukan Pelecehan Seksual, Agensi Beri Penjelasan Pinterest



Yellow Bee dinyatakan bubar, namun pengumuman ini bak mengungkap fakta tersembunyi bahwa staf dari agensi yang menaunginya dituding telah melakukan pelecehan seksual.

Kanal247.com - Pada tanggal 31 Juli lalu, agensi Yellow Bee yakni Addiction Entertainment, mengumumkan bahwa grup tersebut telah bubar. Pengumuman itu malah direspons mengejutkan oleh salah satu member Yellow Bee yakni Ari. Ia bak mengungkap fakta tersembunyi di balik alasan pembubaran grup.

Ari memposting di Instagram dengan sebuah pernyataan di mana dia pertama kali menyangkal bahwa anggota tersebut telah memilih-milih dan kemudian menjabarkan saat-saat ketika para anggota telah dilecehkan secara seksual dan mengalami pelecehan seksual oleh staf agensi. Dia mengatakan bahwa seorang mantan manajer telah mengatakan hal-hal yang menjurus ke arah seks terhadap member.

Dia juga menggambarkan bagaimana mereka tidak pernah dibayar dan diabaikan selama promosi, memaksa anggota untuk kadang-kadang membayar kostum, sepatu, dan mengedit video sendiri, dan mereka harus berpromosi di Jepang tanpa staf. Menanggapi tudingan tersebut dilansir dari Soompi.com, Addiction Entertainment akhirnya memberikan klarifikasi.



"Halo, ini adalah pernyataan resmi Addiction Entertainment. Pertama, terima kasih telah menunjukkan banyak cinta dan minat pada Yellow Bee dan Addiction Entertainment. Kami mengeluarkan pernyataan ini untuk berbagi sikap resmi kami mengenai insiden tersebut. Pertama adalah kejadian yang terjadi sekitar setahun yang lalu. Itu terjadi di tempat acara. Ada keluarga di antara hadirin yang memiliki anak."

"Dia mengatakan bahwa ketika dia melihat anak itu dan manajer yang berdiri di sebelahnya telah mendengar dan mengatakan ucapan kasar itu. Manajer mengatakan bahwa itu adalah lelucon, tetapi kami tidak bisa begitu saja melewatinya karena itu adalah masalah serius, jadi perusahaan kami sangat menegurnya saat itu."

"Namun, kami tidak memberi tahu para anggota saat kami menangani masalah ini. Manajer itu meninggalkan perusahaan setahun yang lalu. Selanjutnya, kita akan membahas insiden pelecehan seksual. Kasus ini terkait dengan produser video musik bernama Yoon. Yoon bukan anggota staf agensi. Dia tidak pernah bekerja sebagai karyawan agensi, dan dia juga seseorang yang telah menyebabkan banyak kerusakan pada perusahaan kita juga."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel