El Rumi Akui Khawatir Tak Bisa Balik ke Inggris, Ungkap Sempat Paranoid Gara-gara Ini

Foto: El Rumi Akui Khawatir Tak Bisa Balik ke Inggris, Ungkap Sempat Paranoid Gara-gara Ini Instagram



El Rumi mengungkapkan kekhawatirannya karena kemungkinan ia tidak bisa kembali ke Inggris. Seperti diketahui, El Rumi tengah menempuh pendidikan di University of London, Inggris.

Kanal247.com - El Rumi diketahui tengah menjalani pendidikan di University of London, Inggris. Namun, selama pandemi virus Covid-19 merebak di hampir seluruh dunia ini, El kini berada Indonesia.

Awalnya, El berencana untuk kembali ke Inggris dalam waktu dekat. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan untuk kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September mendatang. Hal ini lantaran kasus Covid-19 disebut semakin naik.

"Aku kan rencananya pulang akhir bulan ini," ungkap El Rumi saat ditemui di kawasan Tendean seperti dilansir dari Kumparan pada Jumat (11/9). "Ternyata pertengahan bulan ada PSBB total."

Selain itu, El Rumi mengaku khawatir di momen kepergiannya nanti, pemerintah Inggris menutup akses untuk Warga Negara Indonesia (WNI). Pasalnya, ada beberapa negara yang sudah menutup izin masuk untuk WNI.

"Yang aku khawatirin bukan PSBB ya, tapi lebih ke negara UK-nya. Mau enggak nerima WNI masuk ke sana," ujar El Rumi. "Alhamdulillah yang aku baca enggak ada UK sih. Jadi semoga saja enggak ada."

Baca juga ...

Sementara itu, beberapa rekan El sudah berangkat lebih dulu ke Inggris pada minggu lalu. El pun menyebut pemerintah Inggris ketika itu masih membuka akses untuk WNI. "Tapi itu sebelum ada berita PSBB total, belum ada berita ngelarang orang Indonesia masuk," kata El Rumi.

Putra Maia Estianty ini juga menyebut grafik Covid-19 di Inggris kini memang mulai menurun. Berbeda dengan di Indonesia, El mengatakan situasi di Inggris saat ini memang terbilang lebih kondusif.

"Kalau di sini kan lagi naik-naiknya. Ya semoga sudah kondusif," ucap El Rumi. "Cuma paling aku harus karantina mandiri 14 hari di sana."

Lebih lanjut, El pun mengaku sempat dibuat paranoid dengan pemberitaan yang beredar terkait corona. El juga mengaku sempat berhenti membaca pemberitaan seputar penyebaran virus tersebut.

"Ngaruh ke psikologis juga. Karena pas awal-awal kan aku rajin ngecekin, jadi bawaannya lama-lama parno. Nah, pas 2-3 hari enggak ngecekin bawaannya sudah biasa saja," pungkas El Rumi. "Jadi ya mending enggak usah dicekin, toxic. Eh, pas enggak pernah ngecekin tahu-tahunya sekarang begini, makin parah."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel