Pandemi, Tapi Agensi Bangtan Boys Tetap Bisa Raih Keuntungan

Foto:   Pandemi, Tapi Agensi Bangtan Boys Tetap Bisa Raih Keuntungan Instagram



Sumber dari Big Hit Entertainment menyampaikan jika jumlah pertunjukan dan konser memang menurun drastis karena pandemi yang sedang berlangsung, tapi penjualan merchandise meningkat pesat.

Kanal247.com - Situasi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah memukul aspek perekonomian dunia. Tidak sedikit perusahaan yang mengalami kerugian besar, hingga diantaranya banyak yang gulung tikar dan diiringi pemecatan tenaga kerja. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi perusahaan agensi keartisan Korea Selatan yang cukup besar, Big Hit Entertainment.

Dikutip dari laporan keuangan Big Hit Entertainment yang diungkapkan secara transparan, agensi keartisan yang menaungi Bangtan Boys ini disebut malah memiliki tahun keuangan terbaik meskipun saat ini sedang terjadi pandemi COVID-19. Dari laporan keuangan yang ditarik tahun 2020, agensi secara resmi mencatat peningkatan pendapatan keseluruhan sebanyak 36 persen, peningkatan laba operasi sebesar 44 persen, dan peningkatan laba bersih sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga ...

Laporan itu juga menyebutkan jika perusahaan menghasilkan pendapatan sebanyak 796,3 miliar Won (USD 737.214.18), laba operasi sebesar 142,2 miliar Won (USD 127.804.141,26), dan laba bersih sebesar 86,2 miliar Won (USD 77.481.818,20 USD). Selain itu, agensi juga mencatatkan kuartal fiskal tertinggi pada kuartal keempat tahun 2020 dengan pendapatan 312,3 miliar Won (USD 280.714.290,30 USD) dan 52,5 miliar Won (USD 47.189.102,10 USD) dalam laba operasi.

Para artis Big Hit Entertainment seperti Bangtan Boys, Seventeen, TXT, dan ENHYPEN menjual total 13,22 juta album. Hal ini berarti sekitar 40 persen dari pendapatan label didapat dari penjualan album para artisnya. Meskipun jumlah pertunjukan dan konser menurun karena pandemi yang sedang berlangsung, tapi penjualan barang dagangan dan merchandise untuk para penggemar malah meningkat lebih dari 50 persen.

Salah seorang perwakilan Big Hit Entertainment menyatakan, "Kami dapat mencapai kinerja tertinggi seperti ini karena struktur bisnis kami yang kokoh, bahkan selama pandemi virus COVID-19. Kami memiliki strategi yang akan terus mengembangkan bisnis kami melalui akuisisi seiring dengan pertumbuhan konstan artis di agensi Big Hit. Kami akan terus tumbuh di masa depan melalui berbagai cara, termasuk kerja sama dengan mitra eksternal seperti pengalihan V Live Naver baru-baru ini ke perusahaan Weverse dan kemitraan kami dengan Universal Music Group."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel